Ya Allah, kalau dia memang jodohku,
jodohkanlah...!!
Tapi kalau bukan jodohku,
Jodohkanlah juga...!!
Jika dia tidak berjodoh denganku,
maka jadikanlah kami jodoh...!!
Kalau dia bukan jodohku,
jangan sampai dia dapat jodoh yang lain,
selain aku...!!
Kalau dia tidak bisa di jodohkan denganku,
jangan sampai dia dapat jodoh yang lain,
biarkan dia tidak berjodoh sama seperti
diriku...!!
Dan saat dia telah tidak memiliki jodoh,
jodohkanlah kami kembali...!!
Kalau dia jodoh orang lain,
Putuskanlah!
Jodohkanlah dengan ku....!!
Jika dia tetap menjadi jodoh orang lain,
biar orang itu ketemu jodoh dengan yang lain dulu dan
kemudian jodohkan kembali dia dengan ku ...!!
(Jangan ditiru ya.... doa ini... Aneh tau..... ^_^ tapi kalo mau di coba, Yaa Silahkan....\"\")
"Hanya Sekedar Berbagi Informasi"
semoga informasi yang kami sajikan memberikan bermanfaat pada kita semua
Labels
- Kesehatan (29)
- Motivasi (2)
- Produk - Produk High Desert (12)
- Renungan kehidupan (6)
- seksualitas (5)
- Serba - Serbi (9)
- Tentang komputer (26)
- Tentang Ponsel (2)
- Tutorial (2)
Pengikut
Doa minta Jodoh.....???
Diposting oleh
Fathir
1 komentar
Label: Serba - Serbi
Kepercayaan Diri
Alkisah, ada seorang pengusaha yang cukup terpandang di sebuah kota. Suatu ketika, dia ingin pergi berlibur ke desa kelahiran ayahnya untuk istirahat sejenak dari kepenatan pekerjaan. Selain rehat sejenak, di sana ia juga ingin menemui kakeknya yang masih tinggal di desa tersebut. Ia ingin mengunjungi kakeknya karena memang hubungan di antara mereka cukup dekat, meski belakangan ini mereka jarang bertemu. Tak jarang, bila sedang dirundung masalah, si pengusaha muda mencari dan mendapat banyak nasihat dari kakeknya.
Sesampai di desa tersebut, setelah berkangen-kangenan sejenak, si kakek segera bisa menangkap maksud kedatangan cucunya. Itu terlihat dari sikap dan raut wajah cucunya. Sunggingan senyum yang seperti dipaksakan di wajah cucunya tak bisa menyembunyikan raut kegelisahan. Maka, keesokan pagi, tanpa basa-basi, kakek pun segera menegur sang cucu di tengah percakapan mereka. \"Cucuku. Kedatanganmu kemari pasti ada sesuatu yang ingin kamu bicarakan dengan kakek. Ayo, tidak perlu basa-basi lagi, ceritakan saja kepada kakekmu ini. Biarpun sudah tua begini, kakekmu belum pikun dan masih bisa menjadi tempat curhatmu seperti dulu.\" Sambil tersenyum malu si pemuda menjawab, \"Kakek memang hebat. Tidak ada persoalan yang bisa kusembunyikan. Begini kek, Kakek kan tahu, usahaku saat ini cukup maju. Semua hasil yang kuperoleh adalah berkat modal dan bimbingan ayah kepadaku. Kakek juga tahu, aku menikahi istri yang cantik dan pandai. Di sekolah dulu, dia selalu menjadi juara dan primadona. Sekarang pun berkat bantuannya, banyak proyek yang bisa kita dapatkan sehingga usaha kita berkembang semakin besar. Tapi...\" Tiba-tiba si pemuda terdiam sejenak, tak meneruskan kalimatnya. Ia hanya terlihat menerawang. Kakeknya pun kemudian menyela. \"Bukankah semua yang kamu ceritakan tadi bagus adanya? Kakek belum mengerti masalahmu ada dimana?\" Kejar si kakek yang ingin tahu apa yang membuat cucunya terlihat gelisah. \"Jujur saja Kek. Saya merasa tidak percaya diri, bahkan minder bila berhadapan dengan orang asing. Saya merasa, hasil usaha yang telah dicapai adalah karena kontribusi orang-orang di sekitar saya. Dan, sepertinya orang-orang pun menilainya begitu. Saya hanyalah sekadar orang yang beruntung, berada di tempat dan saat yang tepat serta mempunyai pendamping yang tepat pula. Sungguh, saya merasa tertekan dengan kondisi itu,\" kata si pemuda menunduk lesu. \"Cucuku. Coba pikir baik-baik. Seperti katamu tadi, kamu berhasil karena berada di tempat, saat, dan dengan pendamping yang tepat dan benar. Nah, jika tempat, waktu dan pendamping itu tanpa adanya dirimu sendiri, apakah ada keberhasilan ini? Justru kunci suksesnya ada di dirimu sendiri, cucuku...\" Mendengar jawaban tersebut, si pemuda pun merenung sejenak. Tiba-tiba, ia pun berseru, \"Waduh Kek... Saya kok tidak pernah menyadari hal ini sebelumnya ya? Semua keberhasilan ini tanpa saya tidak akan ada. Terima kasih atas pelajarannya kek. Sekarang saya merasa jauh lebih baik dan lebih percaya diri.\" Pembaca yang budiman, Sungguh, kita akan sangat menderita jika kita terbenam dalam sikap rendah diri hingga tak punya kepercayaan diri. Padahal sejatinya, di manapun dan kapan pun kita berada, jika kita menyadari hakekat kemampuan diri, pastilah masing-masing kita memiliki peranan, tanggung jawab dan prestasi yang sudah dikerjakan.
Memang, tidak ada sesuatu prestasi yang luar biasa yang bisa tercipta tanpa bantuan orang lain. Namun, kita juga harus memiliki citra diri yang sehat, mampu menghargai diri sendiri serta dapat membangun kepercayaan diri dengan usaha yang telah kita buktikan. Dengan mengembangkan citra diri yang positif, maka kita akan memiliki pula, yakni kepercayaan diri yang sehat, bisa menghargai orang lain dan diri sendiri, dan mampu menempatkan diri di mana pun kita bergaul dengan simpatik, gembira dan menyenangkan. Dengan begitu, kebahagiaan akan selalu kita dapatkan.
Andrie Wongso
Diposting oleh
Fathir
0
komentar
Label: Motivasi
19 manfaat sarung
Kesederhanaan bentuk inilah yang mungkin banyak dipakai orang untuk banyak hal, beberapa yang saya amati memang begitu adanya, terkadang kita merasa kehilangan barang yang satu ini. Berikut ini ada beberapa kegunaan sarung yang mungkin teman-teman baru mendengarnya.
1. Sebagai Alat Sholat
Kegunaan ini memang kegunaan yang utama menurut saya walaupun saya sendiri tidak pernah mendengar Rosulullah menggunakan Sarung, tetapi kebiasaan orang indonesia
2. Sebagai Penutup Aurat
Alternatif memang, tetapi tidak bisa dipungkiri, sarung menjadi alternatif penutup aurat baik itu bagi pria maupun wanita
3. Sebagai Jilbab Darurat saat ada tamu
Saya sendiri sering melihat ibu saya dirumah terkadang menggunakan sarung sebagai jilbab darurat saat ada tamu mendadak, membuka pintu ketika ada tamu, atau ketika menjemur pakaian setelah mencuci
4. Sebagai Selimut Ketika Tidur
Kalau mungkin distatistikan kegunaan yang ini adalah kedua setelah kegunaan yang pertama tadi. Sarung menjadi alternatif jika tidak ada selimut tidur, atau ketika melakukan outbon diluar rumah atau bagi bapak-bapak yang sedang siskamling.
5. Sebagai Ciri Budaya Santri
Banyak yang melihat bahwa sarung adalah sebagai simbol santri, khususnya di Pondok Pesantren Tradisional, rasanya ada yang kurang ketika melihat santri yang tidak pakai sarung
6. Sebagai Ciri Budaya Indonesia
Karakter-karakter orang indonesia di komik-komik seperti petruk,semar dan bagong karya Tatang S juga sering diselipi sarung, bahkan film-film sekarang ini masih banyak yang memakai kostum seperti itu.
7. Sebagai Penutup ketika Ganti Celana
Hahaha, sarung sering dimanfaatkan sebagai penutup ketika ganti celana, karena bentuknya yang seperti pipa tadi, sarung akan sangat mudah ketika melakukan pergantian celana yang tidak ada ruang gantinya.
8. Sebagai Topeng-topengan ninja oleh Anak-anak
Saya pernah mengalaminya dan mungkin temen-temenpun pernah dimana sarung dijadikan topeng-topengan ninja ketika mengaji dulu dimesjid.
9. Sebagai Pelengkap Gaya Berpakaian
Orang betawi yang berbusanan adat, sepertinya ada yang kurang kalau tidak ada sarung. Pertujukan kostum muslim tidak bisa dipungkiri ada sarung yang dipakai
10. Sebagai Senjata Pamungkas
Pernah liat si Pitung atau pendekar-pendekar betawi di felm-pelm? banyak yang menggunakan sarung sebagai senjatanya, tentunya bukan sekedang sarung Cap Gajah Duduk saja tapi mungkin sudah diisi dengan kekuatan mejik-mejik tertentu, saran saya , jangan pernah mencoba menahan serangan golok dengan sarung kalau belum tau ilmunya.
11. Sebagai Pengusap Keringat
Gak wajar memang, tapi sarung sering mendapat perlakuan seperti itu
12. Sebagai Pembungkus Pakaian Saat Bepergian
Karena bentuknya ketika dilipat menjadi lebar, orang dulu banyak menggunakan sarung sebagai pembungkus pakaian saat bepergian
13. Sebagai Ayun-ayunan bayi
Kalau anda punya bayi, selain selendang, sarung juga terkadang digunakan untuk ayunan
14. Sebagai Kepalan tinju mainan anak-anak dimesjid
Pernah mengalami? saya sendiri pernah dimana sarung diikat dan dibuat sedemikian rupa untuk saling pukul-pukulan saat bermain
15. Sebagai Pemeras Cincau Tukang Es Cincau
Kalau yang ini gak wajar banget, tapi saya pernah melihat, sarung dijadikan saringan cincau, hiiii
16. Sebagai Gorden Penutup Jendela
Kalau berkunjung ke rumah atau kontrakan teman anda, coba lihat !, terkadang sarung jadi gorden penutup jendela
17. Sebagai Alas Darurat
Kalau gak ada alas, biasanya sarung alternatif terakhir
18. Sebagai Penutup Luka
Wah, sarung terkadang disobek-sobek untuk penutup luka, biasanya ketidak tidak ada bahan lain untuk menutup luka seseorang sementara.
19. Sebagai alat Pengumpulan dana.
Pernah melihat dimana sarung disatu sisinya diikatkan ke pinggang dan satu sisinya lagi, dipegang dan dibukakan, dan akhirnya dijadikan alat penggalangan dana untuk event-event tertentu
Saya yakin banyak lagi manfaatnya, kalau boleh temen-temen menambahkan silahkan, Atau ada komentar
Diposting oleh
Fathir
1 komentar
Label: Serba - Serbi