Tampilkan postingan dengan label Tentang komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang komputer. Tampilkan semua postingan

Login 2 Account YM

Bagi pengguna Yahoo Messenger ini ada sedikit Tips untuk login Multi ID.
Tips ini untuk menjalankan user id Yahoo Messenger lebih dari satu atau user id berbeda dalam satu PC. Yang dibutuhkan adalah regedit dengan melakukan sedikit tweak pada Registry Windows. Caranya tidak sulit,

Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini :

Start >> Run >> regedit
Buka HKEY_CURRENT_USER >> Software >> yahoo >> pager >> test
Pada sebelah kanan, klik kanan >> New >> DWORD value
Beri nama Plural tekan enter 2 kali dan berikan nilai 1.

Untuk menjalankannya silahkan jalankan Yahoo Messenger seperti biasa, kemudian jika Anda ingin login dengan id yang berbeda anda tinggal klik lagi shorcut Yahoo Messenger yang ada di Start Menu/Desktop/Quick Launch. Setelah anda klik akan muncul window Yahoo messenger baru, dan silahkan login dengan id yang berbeda.

Jika setelah menjalankan langkah-langkah diatas tetapi anda belum berhasil, coba logout dari Yahoo Messenger dan Exit, kemudian jalankan lagi dari shorcut yang tersedia. Jika masih belum bisa, coba restart Windows anda atau periksa apakah Registry Windows Anda di-lock oleh administrator (Biasanya untuk komputer kantor/security reason).

Tips ini sudah terbukti manjur pada Yahoo Messenger Versi 9.0 tpi klo yang versi 10 blom aq coba.

Good Luck

Kenali Processor Intel Dari Core 2 Duo Sampai Core i7

Selama bertahun-tahun Intel telah bekerja di balik layar untuk membuat struktur brand dan mengekplorasi banyak cara agar mudah dimengerti user.
Intel telah memutuskan untuk memberikan informasi mengenai struktur brand mereka yang kompleks dengan membaginya dalam 3 kategori utama, yakni "entry-level (Intel Core i3), mid-level (Intel Core i5), dan high-level (Intel Core i7)."

Menurut juru bicara Intel, Bill Calder mencatat bahwa focus strategi Intel adalah untuk membuat brand ‘hero’ dengan nama Intel® Core™. Setelah itu, Intel membuat versi derivative dari brand Intel Core yakni Core™2 Duo, Core 2 Quad, dan sebagainya.

Untuk keluarga processor Core sendiri terdapat multi level seperti processor Intel® Core™ i3, Intel® Core™ i5, dan Intel® Core™ i7. Processor Core i3 dan Core i5 merupakan modifikasi baru dan mengikuti Intel Core i7 dalam satu struktur family Core yang sama.

Sangat penting diketahui, bahwa menurut Intel, brand Core tersebut memberikan sinyal fitur dan keuntungan tersendiri. Sebagai contoh, processor yang akan datang seperti Lynnfield (desktop) yang akan membawa brand Intel Core, namun mirip dengan Intel Core i5 dan i7, tergantung dengan kemampuan fitur dan kapabilitasnya. Sedangkan Clarksfield (mobile) akan menggunakan brand Intel Core i7.

Sementara Celeron untuk entry-level, bersama dengan Pentium untuk basic computing. Sedangkan processor Intel Atom beranjak dari device baru, mulai netbook hingga smartphone.

Untuk pembelian PC, processor Celeron masuk dalam kategori bagus, Pentium lebih baik, dan Intel Core merepresentasikan yang terbaik dari Intel. Sementara itu, teknologi Intel vPro melanjutkan untuk kelas keamanan yang terbaik dan dipasangkan dengan Intel Core, baik Core i5 atau Core i7.

Dengan fokus kepada Intel Core, teknologi processor brand Centrino akan ‘diistirahatkan’ untuk PC di awal tahun ini. Bagaimanapun, Centrino memiliki saham yang besar sebagai teknologi wireless, sehingga dapat ditransisikan dengan nama product Wi-Fi dan WiMAX mulai tahun 2010.


Sumber : Ketok.com

Tips Mempercepat Kinerja Windows 7

Windows 7 diciptakan oleh Microsoft sedemikian rupa untuk menggantikan kegagalan Windows Vista, namun demikian, sistem operasi yang memang lebih cepat ini masih bisa kita tweak untuk ,

menghasilkan windows 7 yang lebih ringan untuk digunakan. Mempercepat Kinerja Windows 7 akan memberikan anda bagaimana mempercepat kinerja windows 7 untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

1. Mempercepat Waktu Booting Windows 7
Jika komputer yang anda gunakan menggunakan processor core 2 duo (2 processor) atau yang lebih tinggi lagi, anda dapat memanfaatkan sumber tersebut untuk mempercepat proses booting windows 7 anda, beriku caranya:
* Klik Start » ketik “msconfig” pada bagian search programs and files » enter
* Klik pada tab “Boot” dan klik pada “Advanced options”
* Cek pilihan “Number of processors” dan tentukan berapa processor yang Anda inginkan sesuai dengan yang dimiliki PC Anda (biasanya 2, 4 atau 8).
* Klik “OK” dan “Apply”.
* Reboot
*

2. Mempercepat Proses Shutdown Windows 7
Proses shutdown Windows 7 ditengarai lebih cepat dari Windows Vista juga Windows XP, namun Anda masih bisa meningkatkan kecepatnnya dengan melakukan sedikit perubahan pada registry yang mengurangi waktu tunggu Windows untuk mematikan berbagai proses yang ada, berikut ini tipsnya:
* Klik Start » ketikkan regedit » enter.
* Buka HKEY-LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControl
* Klik kanan pada WaitToKillServiceTimeOut dan rubah nilainya menjadi lebih kecil.
* Defaultnya adalah 12000 (12 detik) namun Anda bisa memperkecil angka ini.
* Klik OK dan reset PC Anda.
*

3. Melakukan Perpindahan Antar Window Lebih Cepat
Disable Minimize-Maximize animation dapat membuat komputer yang menggunakan Windows 7 bekerja lebih cepat. Berikut ini tipsnya:
* Klik Start dan ketikkan “SystemPropertiesPerformance“
* Klik tab Visual Effects
* Hilangkan centang pada “Animate windows when minimizing and maximizing” lalu klik OK.
*

4. Hapus Font Yang Tidak Diperlukan
Font, khususnya TrueType fonts menggunakan cukup banyak system resources. Untuk kinerja yang optimal, hapus sejumlah font di PC Anda yang tidak anda gunakan.
* Buka Control Panel
* Buka folder Fonts
* Pindahkan font yang tidak ingin Anda gunakan ke direktori sementara (misalnya C:/BACKUPFONTS), mungkin suatu saat Anda meninginkannya lagi. Semakin banyak font yang dibuang, semakin banyak
system resources yang Anda dapatkan.


Sumber : www.teknologinet.com

Antivirus Microsoft, Ancam Symantec?


BOSTON - Antivirus gratisan dari Microsoft diprediksi para analis akan mengancam kelangsungan perusahaan antivirus eksisting seperti Symantec, McAfee dan lainnya.

"Rencana Microsoft untuk menggelontorkan antivirus tak berbayar merupakan berita yang sangat baik bagi konsumen. Namun kabar ini rupanya tidak cukup menyenangkan bagi kompetitor," ujar analis industri PC dari Endpoint Technologies Associates Roger Kay, seperti dikutip melalui Reuters, Jumat (19/6/2009).

Ketidaksenangan ini rupanya terlontar dari salah satu perusahaan antivirus besar di dunia. Melalui Direktur Senior Symantec Dave Cole, perusahaan itu mengatakan bahwa produk antivirus dan antispyware milik Microsoft tersebut telah menyalahartikan arti software keamanan yang sebenarnya.

"Pengguna PC membutuhkan keamanan jaringan super ketat, ekstra proteksi firewall, pemberantas spam, dan fitur lainnya yang hanya bisa didapatkan melalui program keamanan berlangganan," ujar Cole.

Namun Microsoft membantah perusahaannya akan berkompetisi langsung dengan Symantec, McAfee atau yang lainnya. Salah satu tujuan diadakannya software gratisan ini, ujar juru bicara Microsoft Theresa Burch, adalah untuk memberikan kenyamanan pada pengguna PC yang belum sempat membeli antivirus untuk PC-nya.

Bahkan Microsoft menegaskan, antivirus ini hanya digunakan untuk memerangi software-software pembawa virus yang berpotensi membahayakan PC. Sedangkan full poteksi seperti enkripsi, firewall, data backup, dan parental control, tetap akan mengandalkan dukungan dari perusahaan antivirus ternama.

Namun analis dari Enderle Group, Rob Enderle mengatakan, konsumen tidak mementingkan fitur-fitur tersebut karena yang terpenting bagi mereka adalah pola gratisan yang ditawarkan.

"Jika ada sesuatu yang bagus dan ditawarkan gratis, untuk apa kita mesti membeli?" tandas Enderle.

Kekhawatiran ini cukup beralasan. Pasalnya, Microsoft menawarkan produk antivirus sama dengan yang biasa ditawarkan oleh Symantec, McAfee dan Trend Micro dengan biaya berlangganan sekira USD40 per tahun. (srn)

sumber okezone.com

9 Kiat Singkirkan Virus Sality

Ardhi Suryadhi - detikinet

Norman Security Membersihkan Virus Sality (vaksin)

Jakarta - Tidak semua program antivirus dapat membersihkan file yang sudah terinfeksi virus W32/Sality.AE. Malah bisa-bisa, file tersebut akan rusak setelah di-scan dan dibersihkan oleh antivirus yang tidak tepat.

Virus Sality akan menyebar dengan cepat melalui jaringan dengan memanfaatkan default share Windows atau share folder yang mempunyai akses full dengan cara menginfeksi file yang mempunyai ekstensi exe/com/scr.

Untuk itu, perusahaan sekuriti Vaksincom menyarankan pengguna komputer untuk menonaktifkan Default Share (C$, D$ .. dst) dan hindari full sharing folder Anda di jaringan.

Berikut 9 cara singkat membersihkan virus W32/Sality.AE yang diterima detikINET dari analis virus Vaksincom, Adang Jauhar Taufik, Rabu (4/3/2009):

1. Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan dan internet.

2. Matikan System Restore selama proses pembersihan berlangsung.

3. Matikan Autorun dan Default Share. Silahkan download file berikut kemudian jalankan dengan cara: klik kanan repair.inf lalu install.

http://www.4shared.com/file/82762498/f5dc1edd/repair.html?dirPwdVerified=feea1d94

4. Matikan program aplikasi yang aktif di memori agar proses pembersihan lebih cepat terutama program yang ada dalam daftar startup.

5. Sebaiknya scan dengan menggunakan removal tools dengan terlebih dahulu merubah ekstensi dari removal tools tersebut dengan ekstensi lain [contoh: CMD] agar tidak diinfeksi ulang oleh W32/Sality.AE.

6. Agar komputer yang sudah terinfeksi W32/Sality.AE dapat booting safe mode, silahkan restore registry yang sudah diubah oleh virus.

Silahkan download file berikut kemudian jalankan sesuai OS yang terinfeksi W32/Sality.AE tersebut.

http://www.4shared.com/file/82761423/934fb170/_2__Sality.htmldirPwdVerified=feea1d94

7. Fix registry lain yang diubah oleh virus, silahkan download tools berikut kemudian jalankan file tersebut dengan cara: klik kanan repair.inf lalu install

http://www.4shared.com/file/82874724/f485f1dd/repair.html?dirPwdVerified=3b1f2fa9

8. Restart komputer dan scan ulang dengan menggunakan removal tools untuk memastikan komputer telah bersih dari virus.

9. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang dapat mendeteksi Sality dengan baik.

8 Hal Penting Sebelum Memakai Windows 7 RC 1

Screenshot Windows 7 (microsoft)

Jakarta - Para Pengkritik dan pengguna Windows sepertinya bakal takjub dengan hadirnya RC 1 ini. Untuk menghindari kritik "pedas" dari para konsumen, Microsoft kini lebih berhati-hati dalam pengembangan Windows 7.

Sebelumnya pada versi beta, user diberi kesempatan untuk 'mengenal' fitur-fitur baru pada Windows 7. Kini RC 1 hadir dengan penyempurnaan dari fitur-fitur tersebut.

Dikutip detikINET dari Windows 7 Center, Rabu (06/05/2009) sebelum anda menginstal Windows 7 RC 1, ada 8 hal penting yang perlu anda ketahui:

1. Jangan download versi RC 1 sekitar tanggal 5 Mei. Pasalnya server Microsoft kemungkinan alami lonjakan jumlah pengunduh pada awal-awal ketersediaan Windows 7 RC 1.
2. Beberapa perubahan baru seperti:
* Perbaikan Taskbar menjadi lebih responsif dan terasa lega.
* Kemampuan streaming musik melalui Windows Media Player.
* Mengaktifkan/nonaktifkan beberapa fitur Windows. Anda kini dapat 'membuang' Internet Explorer 8 dan beberapa software bawaan Windows lainnya.
* Penambahan Driver Support, anda kini tidak perlu mencari driver baru ketika instalasi Windows 7. Windows 7 otomatis akan mengenali driver tersebut.
* Penambahan wallpapers, themes dan sound schemes yang baru.
3. Anda tidak perlu lagi menggunakan DVD atau bootable disk saat instalasi Windows 7. Anda dapat melakukannya dari dalam Windows itu sendiri.
4. Instalasi upgrade dari versi Beta, kini tidak bekerja lagi pada versi RC 1.
5. Windows 7 ini dapat berjalan dengan VMWare atau Virtual PC.
6. Kemampuan me-repair Windows kini lebih mudah pengoperasiannya. Windows 7 dapat mendeteksi kesalahan sistem Windows, sebelum anda me-repair-nya.
7. Windows XP lama masih bisa berjalan dalam Windows 7, melalui aplikasi Windows XP Mode (XPM). Apakah Windows XPM itu? Nantikan pembahasannya di detikINET.
8. Anda dapat menikmati Windows 7 RC 1 ini gratis selama sekitar 1 tahun, sampai batas waktu 1 Juni 2010.
8 Hal Penting Sebelum Memakai Windows 7 RC 1

Screenshot Windows 7 (microsoft)

Jakarta - Para Pengkritik dan pengguna Windows sepertinya bakal takjub dengan hadirnya RC 1 ini. Untuk menghindari kritik "pedas" dari para konsumen, Microsoft kini lebih berhati-hati dalam pengembangan Windows 7.

Sebelumnya pada versi beta, user diberi kesempatan untuk 'mengenal' fitur-fitur baru pada Windows 7. Kini RC 1 hadir dengan penyempurnaan dari fitur-fitur tersebut.

Dikutip detikINET dari Windows 7 Center, Rabu (06/05/2009) sebelum anda menginstal Windows 7 RC 1, ada 8 hal penting yang perlu anda ketahui:

1. Jangan download versi RC 1 sekitar tanggal 5 Mei. Pasalnya server Microsoft kemungkinan alami lonjakan jumlah pengunduh pada awal-awal ketersediaan Windows 7 RC 1.
2. Beberapa perubahan baru seperti:
* Perbaikan Taskbar menjadi lebih responsif dan terasa lega.
* Kemampuan streaming musik melalui Windows Media Player.
* Mengaktifkan/nonaktifkan beberapa fitur Windows. Anda kini dapat 'membuang' Internet Explorer 8 dan beberapa software bawaan Windows lainnya.
* Penambahan Driver Support, anda kini tidak perlu mencari driver baru ketika instalasi Windows 7. Windows 7 otomatis akan mengenali driver tersebut.
* Penambahan wallpapers, themes dan sound schemes yang baru.
3. Anda tidak perlu lagi menggunakan DVD atau bootable disk saat instalasi Windows 7. Anda dapat melakukannya dari dalam Windows itu sendiri.
4. Instalasi upgrade dari versi Beta, kini tidak bekerja lagi pada versi RC 1.
5. Windows 7 ini dapat berjalan dengan VMWare atau Virtual PC.
6. Kemampuan me-repair Windows kini lebih mudah pengoperasiannya. Windows 7 dapat mendeteksi kesalahan sistem Windows, sebelum anda me-repair-nya.
7. Windows XP lama masih bisa berjalan dalam Windows 7, melalui aplikasi Windows XP Mode (XPM). Apakah Windows XPM itu? Nantikan pembahasannya di detikINET.
8. Anda dapat menikmati Windows 7 RC 1 ini gratis selama sekitar 1 tahun, sampai batas waktu 1 Juni 2010.
8 Hal Penting Sebelum Memakai Windows 7 RC 1

Screenshot Windows 7 (microsoft)

Jakarta - Para Pengkritik dan pengguna Windows sepertinya bakal takjub dengan hadirnya RC 1 ini. Untuk menghindari kritik "pedas" dari para konsumen, Microsoft kini lebih berhati-hati dalam pengembangan Windows 7.

Sebelumnya pada versi beta, user diberi kesempatan untuk 'mengenal' fitur-fitur baru pada Windows 7. Kini RC 1 hadir dengan penyempurnaan dari fitur-fitur tersebut.

Dikutip detikINET dari Windows 7 Center, Rabu (06/05/2009) sebelum anda menginstal Windows 7 RC 1, ada 8 hal penting yang perlu anda ketahui:

1. Jangan download versi RC 1 sekitar tanggal 5 Mei. Pasalnya server Microsoft kemungkinan alami lonjakan jumlah pengunduh pada awal-awal ketersediaan Windows 7 RC 1.
2. Beberapa perubahan baru seperti:
* Perbaikan Taskbar menjadi lebih responsif dan terasa lega.
* Kemampuan streaming musik melalui Windows Media Player.
* Mengaktifkan/nonaktifkan beberapa fitur Windows. Anda kini dapat 'membuang' Internet Explorer 8 dan beberapa software bawaan Windows lainnya.
* Penambahan Driver Support, anda kini tidak perlu mencari driver baru ketika instalasi Windows 7. Windows 7 otomatis akan mengenali driver tersebut.
* Penambahan wallpapers, themes dan sound schemes yang baru.
3. Anda tidak perlu lagi menggunakan DVD atau bootable disk saat instalasi Windows 7. Anda dapat melakukannya dari dalam Windows itu sendiri.
4. Instalasi upgrade dari versi Beta, kini tidak bekerja lagi pada versi RC 1.
5. Windows 7 ini dapat berjalan dengan VMWare atau Virtual PC.
6. Kemampuan me-repair Windows kini lebih mudah pengoperasiannya. Windows 7 dapat mendeteksi kesalahan sistem Windows, sebelum anda me-repair-nya.
7. Windows XP lama masih bisa berjalan dalam Windows 7, melalui aplikasi Windows XP Mode (XPM). Apakah Windows XPM itu? Nantikan pembahasannya di detikINET.
8. Anda dapat menikmati Windows 7 RC 1 ini gratis selama sekitar 1 tahun, sampai batas waktu 1 Juni 2010.
8 Hal Penting Sebelum Memakai Windows 7 RC 1

Screenshot Windows 7 (microsoft)

Jakarta - Para Pengkritik dan pengguna Windows sepertinya bakal takjub dengan hadirnya RC 1 ini. Untuk menghindari kritik "pedas" dari para konsumen, Microsoft kini lebih berhati-hati dalam pengembangan Windows 7.

Sebelumnya pada versi beta, user diberi kesempatan untuk 'mengenal' fitur-fitur baru pada Windows 7. Kini RC 1 hadir dengan penyempurnaan dari fitur-fitur tersebut.

Dikutip detikINET dari Windows 7 Center, Rabu (06/05/2009) sebelum anda menginstal Windows 7 RC 1, ada 8 hal penting yang perlu anda ketahui:

1. Jangan download versi RC 1 sekitar tanggal 5 Mei. Pasalnya server Microsoft kemungkinan alami lonjakan jumlah pengunduh pada awal-awal ketersediaan Windows 7 RC 1.
2. Beberapa perubahan baru seperti:
* Perbaikan Taskbar menjadi lebih responsif dan terasa lega.
* Kemampuan streaming musik melalui Windows Media Player.
* Mengaktifkan/nonaktifkan beberapa fitur Windows. Anda kini dapat 'membuang' Internet Explorer 8 dan beberapa software bawaan Windows lainnya.
* Penambahan Driver Support, anda kini tidak perlu mencari driver baru ketika instalasi Windows 7. Windows 7 otomatis akan mengenali driver tersebut.
* Penambahan wallpapers, themes dan sound schemes yang baru.
3. Anda tidak perlu lagi menggunakan DVD atau bootable disk saat instalasi Windows 7. Anda dapat melakukannya dari dalam Windows itu sendiri.
4. Instalasi upgrade dari versi Beta, kini tidak bekerja lagi pada versi RC 1.
5. Windows 7 ini dapat berjalan dengan VMWare atau Virtual PC.
6. Kemampuan me-repair Windows kini lebih mudah pengoperasiannya. Windows 7 dapat mendeteksi kesalahan sistem Windows, sebelum anda me-repair-nya.
7. Windows XP lama masih bisa berjalan dalam Windows 7, melalui aplikasi Windows XP Mode (XPM). Apakah Windows XPM itu? Nantikan pembahasannya di detikINET.
8. Anda dapat menikmati Windows 7 RC 1 ini gratis selama sekitar 1 tahun, sampai batas waktu 1 Juni 2010.

Uji Kehandalan 5 Tools Pemantau Conficker

Jakarta - Seiring dengan maraknya Swine Flu (Flu Babi) yang menyerang manusia dan menurut WHO sudah pada taraf kegentingan 4, bandara di seluruh dunia langsung bersiaga memantau para penumpang dari Meksiko dan Amerika Serikat. Kalau di dunia komputer yang menjadi sumber penyebaran virus adalah file yang terinfeksi virus, maka di dunia nyata, yang terinfeksi virus dan menjadi sarana penyebaran virus adalah manusia.

Karena itu bandara menerapkan scanning atas penumpang yang dicurigai mengidap flu dengan menggunakan scanner suhu tubuh karena pengidap flu (apapun jenisnya) pasti mengalami peningkatan suhu tubuh karena badannya bereaksi atas adanya virus asing yang masuk. Sebenarnya prinsip di dunia komputer juga sama, kalau bandara menggunakan scanner suhu tubuh maka “bandara” di internet adalah router-router dan aplikasi yang digunakan bukan scanner tubuh manusia melainkan Firewall.

Tetapi ada satu keunggulan yang dimiliki oleh dunia IT dibandingkan dunia manusia (jika dibandingkan) saat ini, dimana pada dunia manusia tidak mungkin (sangat sulit dan mahal) untuk dapat memantau seluruh manusia di satu kota dan menentukan siapa saja yang terinfeksi flu. Kalau di dunia IT kita bisa menggunakan scanner khusus untuk mendeteksi komputer mana saja yang terinfeksi virus sehingga dapat dilakukan antisipasi yang cepat dan efektif untuk menghadapi masalah virus.

Setelah melakukan test terhadap beberapa tools untuk membasmi Conficker, langkah berikutnya yang paling krusial jika anda administrator jaringan adalah mengidentifikasi komputer mana saja yang terinfeksi virus dan berusaha menyebarkan virus. Karena itu, Vaksincom melakukan pengetesan terhadap tools untuk mendeteksi komputer di jaringan yang terinfeksi Conficker dan berusaha melakukan penyebaran terhadap komputer dalam jaringan.

Jika kita hanya melakukan pembersihan terhadap satu komputer saja tentu tidak masalah, tetapi bagaimana jika dalam jaringan anda terinfeksi komputer tetapi anda tidak tahu komputer mana yang terinfeksi, karena terkadang komputer yang menginfeksi jaringan kita tidak terduga-duga, misalnya komputer notebook yang sering dibawa pulang oleh pimpinan atau bagian yang sering dinas luar. Selain itu, jika kita memvonis komputer tertentu terinfeksi virus, tentunya kita harus memiliki bukti.

Conficker dan Gejalanya di Dalam Jaringan

Jika pada mega test sebelumnya dijelaskan gejala conficker pada komputer tersebut, maka kali ini kita harus mengatahui apa dampak conficker pada jaringan, sebagai berikut:

Berusaha mendownload dan mencoba akses pada 250 domain (conficker B) atau 50.000 domain (conficker C) yang random. Berikut beberapa domain yang random tersebut :

* aaidhe.net
* barhkuuu.cn
* cfhlglxofyz.biz
* dtosuhc.org
* elivvks.info
* fsrljjeemkr.cc
* gbmkghqcqy.ch
* hudphigb.net
* iqrzamxo.ws
* jjhajbfcdmk.com


Berusaha akses ke beberapa domain yang umum untuk mengecek waktu saat ini. Beberapa domain tersebut yaitu :

* baidu.com
* google.com
* yahoo.com
* msn.com
* ask.com
* w3.org
* aol.com
* cnn.com
* ebay.com
* msn.com
* myspace.com
* facebook.com
* rapidshare.com


Pada dasarnya virus ini berusaha melakukan penyebaran melalui default share windows menggunakan port 445, tetapi selain itu Conficker juga menggunakan port 1024 s/d 10000 untuk melakukan penyebaran pada jaringan komputer.

The Tools, Conficker Network Detection...

Dari beberapa tools yang ada, Vaksincom melakukan pengetesan beberapa tools yang familiar dan sering digunakan. Tools tersebut dikeluarkan oleh beberapa vendor security untuk membantu mempermudah deteksi dari serangan Conficker pada jaringan anda.

Berikut beberapa tools yang tersedia sebagai berikut :

1. Wireshark

Wireshark/Ethereal merupakan salah satu dari sekian banyak tools Network Analyzer yang banyak digunakan oleh Network administrator untuk menganalisa kinerja jaringannya dan juga merupakan tools andalan Vaksinis (teknisi Vaksincom). Wireshark banyak disukai karena interfacenya yang menggunakan Graphical User Interface (GUI) atau tampilan grafis.

Wireshark mampu menangkap paket-paket data/informasi yang berseliweran dalam jaringan yang kita “intip”. Semua jenis paket informasi dalam berbagai format protokol pun akan dengan mudah ditangkap dan dianalisa. Tools ini tersedia di berbagai versi OS, seperti Windows, Linux, Macintosh, dll.

Pada awal kemunculan dan perkembangan Conficker, tools ini merupakan “pelopor” tools yang digunakan oleh beberapa vendor security untuk menganalisa paket-paket data/informasi dalam jaringan dari serangan Conficker. Anda dapat mendownload wireshark pada alamat http://www.wireshark.org/download.html.

Pada saat instalasi, perhatikan untuk mengaktifkan dan menginstall plugin MATE (Meta Analysis Tracing Engine), karena secara default belum diaktifkan. Plugin ini dapat berfungsi untuk memfilter seluruh paket-paket data dari berbagai protocol yang lewat dalam jaringan. Selain itu dalam proses instalasi juga disertakan WinPcap. Lakukan instalasi WinPcap, WinPcap merupakan driver yang digunakan untuk membaca dan mem-filter lalu lintas paket data/informasi yang lewat.

Untuk penggunaannya cukup mudah, pada saat anda menjalankan Wireshark, pilih saja tab Capture kemudian pilih list Interfaces. Pada pilihan capture interfaces, pilih yang sesuai dengan jaringan LAN/Ethernet card anda kemudian klik tombol start. Wireshark juga memiliki kemampuan untuk melakukan scan komputer antar segmen.

Untuk deteksi Conficker, lakukan filter dengan protocol NBNS (NetBIOS Name Service) kemudian perhatikan info yang diberikan, umumnya NBNS akan membaca hostname komputer tetapi jika NBNS membaca selain hostname komputer dalam hal ini adalah domain-domain yang dituju oleh Conficker, maka source IP tersebut merupakan komputer yang terinfeksi dan berusaha untuk menyebarkan dan mengupdate dirinya.

2. Nmap

Nmap (Network Mapper) merupakan salah satu tools eksplorasi jaringan, dan secara eksklusif menjadi salah satu andalan yang sering digunakan oleh administrator jaringan. Dengan Nmap kita dapat melakukan penelusuran ke seluruh jaringan dan mencari tahu service apa yang aktif pada port yang lebih spesifik.

Nmap merupakan salah satu tools yang paling banyak digunakan untuk melakukan scanning jaringan dan terkenal sebagai tool yang multi platform, cepat dan ringan. Nmap berjalan pada semua jenis OS, baik mode console maupun grafis. Hebatnya lagi, tidak seperti Wireshark, Nmap juga melakukan scanning pada celah keamanan MS08-067 yang di eksploitasi oleh Conficker sehingga dapat membantu administrator menentukan komputer mana saja yang masih memiliki celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh Conficker.

Selain itu, Nmap juga memiliki satu keunggulan yang mungkin membuat administrator jaringan besar jatuh cinta, ia dapat melakukan scanning komputer antar segmen.

Terhadap kemunculan dan perkembangan Conficker, Nmap dengan bantuan source code dari Tillman Werner dan Felix Leder dari The Honeynet Project, telah merilis versi baru dengan tambahan fitur deteksi terhadap komputer yang terinfeksi Conficker. Anda dapat mendownload versi terbaru pada alamat http://nmap.org/download.html.

Proses instalasi Nmap cukup mudah, sama halnya seperti wireshark, Nmap juga melakukan instalasi terhadap WinPcap (jika belum terinstall). Jika sudah terinstall WinPcap, biasanya akan terjadi error dan proses instalasi WinPcap sebaiknya di lewatkan saja.

Untuk penggunaannya, baik mode console maupun GUI, kita tetap menggunakan perintah command. Penggunaan command untuk mendeteksi Conficker ada 2 cara :
Scan jaringan dengan membaca port 139 & 445 (lebih cepat) :

* nmap -p 139,445 -T4 --script p2p-conficker,smb-os-discovery,smb-check-vulns --script-args checkconficker=1,safe=1 192.168.1.1/24 (contoh dengan jaringan IP 192.168.1…..)
* Scan jaringan dengan membaca seluruh port yang digunakan Conficker (agak lambat) :
* nmap -p - -T4 --script p2p-conficker,smb-os-discovery,smb-check-vulns --script-args checkall=1,safe=1 192.168.1.1/24 (contoh dengan jaringan IP 192.168.1….)


3. Retina Network Security Scanner (Conficker Worm)

Walaupun agak terlambat dan diluncurkan menjelang 1 April 2009, sebagai salah satu vendor keamanan komputer, eEye Digital Security juga ikut meluncurkan tools khusus dan gratis untuk mendeteksi keberadaan Conficker dalam jaringan. Tools ini didesain untuk mendeteksi keberadaan Conficker dan sekaligus mendeteksi vulnerability windows tersebut dari celah keamanan Windows Server Service (patch MS08-067). Anda dapat mendownload tools ini pada alamat http://www.eeye.com/html/downloads/other/ConfickerScanner.html.

Proses instalasi sangat mudah dan cepat, anda cukup menjalankan file instalasi yang dilanjutkan perintah-perintah selanjutnya hingga selesai.

Bagi pengguna umum, tools Retina dari Eeye relatif lebih mudah dibandingkan Wireshark dan Nmap, saat anda menjalankan tools ini anda dapat langsung memilih target yang diinginkan baik single IP maupun dengan range IP. Jika sudah, anda dapat langsung klik tombol scan.

Jika sudah selesai akan muncul box pesan tanda selesai. Hasil dari scan tersebut terdapat 4 kategori yaitu :

* Not Tested (biasanya dikarenakan port 445 tertutup/disable, sehingga tidak bisa scan)
* Infected (komputer terdeteksi terinfeksi Conficker)
* Patched (komputer bersih dan sudah di patch MS08-067)
* Vulnerable (komputer bersih tetapi belum di patch, rawan terinfeksi Conficker)


Sayangnya tools ini hanya membaca port 139 dan 445, sehingga sangat sulit jika komputer yang terinfeksi tidak mengaktifkan port tersebut (File and Printer Sharing). Selain itu, Retina tidak dapat melakukan scanning antar segmen dan juga tidak memantau port 1024 – 10.000 yang di eksploitasi oleh Conficker.

4. SCS (Simple Conficker Scanner)

Tools simple dan canggih buatan Tillman Werner dan Felix Leder dari The Honeynet Project, yang pada saat awal diluncurkan banyak digunakan oleh Vaksincom untuk mendeteksi IP – IP ISP Indonesia yang terinfeksi Conficker ini menjadi rujukan beberapa vendor untuk membuat tools sejenis.

Mereka membuat tools conficker network scanner dari bahasa Python yang kemudian beserta source code-nya dipublish secara bebas. Tercatat beberapa vendor seperti Nmap, eEye dan Foundstone menggunakan source code yang kemudian di compile dan dijadikan plugin tools masing-masing vendor untuk digunakan mendeteksi conficker.

Tools ini dapat didownload pada alamat http://www.4shared.com/get/95921961/d7727fab/scs.html .

SCS tidak perlu diinstall, anda hanya perlu akstrak pada folder/drive yang anda tentukan saja. Tetapi untuk menjalankan SCS anda perlu meng-install Nmap. Hal ini dikarenakan SCS membutuhkan driver paket monitoring data.

Untuk penggunaannya, SCS menggunakan mode console atau command prompt. Pada mode command prompt, pindah pada folder scs kemudian ketik perintah berikut :

* “scs [IP_Awal] [IP Akhir]” , contoh : C:\scs>scs 192.168.1.1 192.168.1.255


Sama seperti Retina, SCS hanya membaca port 139 dan 445 saja.

5. Conficker Detection Tool (MCDT)

Melalui salah satu divisi-nya yaitu Foundstone, McAfee ikut merilis salah satu tools network untuk mendeteksi keberadaan conficker. Tools yang juga menggunakan source dari Tillman Werner dan Felix Leder dari The Honeynet Project, merupakan pengembangan dari team Foundstone yang didesain untuk mendeteksi keberadaan komputer yang terinfeksi conficker, dan telah dipublish secara gratis. Anda dapat mendownload pada alamat http://www.mcafee.com/us/enterprise/confickertest.html .

Tools ini tidak perlu diinstall, anda hanya perlu ekstrak pada direktori / drive yang anda tentukan saja.

Untuk penggunaannya pun cukup mudah, saat anda menjalankan tools ini anda dapat langsung memilih range target yang diinginkan. Bahkan anda dapat melakukan scanning jika terdapat beberapa segmen pada jaringan komputer anda, hal ini yang tidak terdapat pada Retina.

Tetapi sayangnya tools ini tidak melakukan pemeriksaan pada celah keamanan MS08-067 yang di eksploitasi Conficker seperti Nmap dan Retina. Berbeda dengan Retina, tools ini memiliki 3 kategori hasil scan yaitu :

* INFECTED (komputer terinfeksi conficker)
* Not infected (komputer bersih atau tidak terinfeksi)
* Not tested (biasanya dikarenakan port 445 tertutup/disable, sehingga tidak bisa scan)


Sama seperti halnya Retina dan SCS, tool ini hanya membaca port 139 dan 445 (File Printer Sharing) dan tidak melakukan pemantauan atas port 1024 – 10.000 yang di eksploitasi oleh Conficker.

Hasil Perbandingan.....

Dari beberapa tools tersebut, kami me-review dan membuat tabel perbandingan-nya sebagai berikut (klik untuk memperbesar):

Tabel Hasil Uji



Dari hasil pengujian yang dilakukan oleh lab Vaksincom, terlihat bahwa tidak ada tools yang sempurna. Masing-masing tools memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Nmap walaupun memiliki fitur yang paling lengkap tetapi memiliki kelemahan pada sisi penggunaan yang masih menggunakan command dan kecepatan scan yang lambat dibanding tools yang lain. Sementara MCDT merupakan tools yang sangat simple tanpa instalasi serta proses scan cukup cepat memilki kelemahan tidak dapat berfungsi dengan baik jika port 445 ditutup/disable (File and Printer Sharing di non aktifkan) dan tidak melakukan pemeriksaan pada celah keamanan MS08-067 yang dieksploitasi oleh Conficker.

Penulis, Adi Saputra dan Alfons Tanujaya, adalah analis antivirus untuk Vaksincom.

Mengatasi Proses Defrag yang Bermasalah

Kadang-kadang, ketika kita sedang melakukan defrag harddisk, muncul pesan “Error Defragmenting Drive C, Windows cannot finish defragmentting this drive because it has encountered a problem. Click Help and carry out the instructions for running Scan Disk, and then try defragmenting again”. Setelah itu, proses defrag berhenti.

Jangan langsung panik! Ikuti dulu saran yang diberikan Windows pada pesan kesalahan tadi, yakni menjalankan Scan disk untuk memeriksa kondisi harddisk. Begitu Scan disk selesai, coba defrag lagi.

Nah, kalau saran Windows sudah dijalankan, tetapi harddisk masih emoh di-defrag, ikuti trik ini.
1. Klik [Start] > [Settings] > [Folder Options…].
2. Pilih tab [View], kemudian klik opsi [Show all files].
3. Tekan [OK] untuk keluar dari jendela “Folder Options”.
4. Klik [Start] > [Find] > [Files or Folders].
5. Ketik “applog” pada kolom “Name:”, dan pada combo box “Look in:” pilih drive [C].
6. Beri tanda centang pada kotak [Include subfolders].
7. Lakukan pencarian dengan mengklik [Find now].
8. Setelah pencarian berakhir, hapuslah semua file yang ditemukan (kecuali folder C:-WINDOWS-applog) kemudian klik ganda folder applog dan hapus seluruh isi folder yang ada di dalamnya.
9. Tutup jendela pencarian dan jalankan kembali Disk Defragmenter.

Sumber: PCplus

Mendata Ruang Simpan Data

Tiba-tiba kapasitas dalam komputer hard disk semakin berkurang. Anda pun bingung karena Anda tidak tahu file-file apa saja yang memenuhinya. Mau menghapus, Anda tidak tahu harus menghapus yang mana karena foldernya tidak tertata. Dan penyimpanan file, celakanya, tidak beraturan.

Masalah ini kerap muncul. Maklum tidak semua pengguna komputer terbiasa menata data dalam komputernya secara terstruktur. Jika ini terjadi, artinya Anda harus menata ulang. Untuk itu yang Anda perlukan adalah memantau dulu data dan file apa saja yang tersimpan di hard disk.

Anda bisa menggunakan sejumlah aplikasi pemantau hard disk untuk ini. Niscaya Anda akan tahu folder atau file apa saja yang membuat kapasitas hard disk semakin menipis. Selanjutnya, Anda tinggal menghapus atau mencadangkan data-data tambun tersebut agar ruang penyimpan data semakin lega.

Manfaatkan Directory Size
Salah satu aplikasi yang bisa melakukan hal ini adalah Moleskinsoft Directory Size. Dengan program free-to-try tersebut, Anda bisa memantau ukuran data-data dalam PC. Tak hanya itu, jika Anda menunjuk salah satu data tersebut, Anda dapat melihat persentase ukuran file tersebut dibandingkan keseluruhan data dalam CD, apakah ia terlalu rakus “memakan” hard disk atau tidak.

Aplikasi ini bisa didapatkan secara gratis di situsnya www.moleskinsoft.com/foldersize dengan ukuran file penginstal sekitar 1,4MB. Setelah menginstal, Anda tinggal melakukan pindai dan langsung bisa memantau isi hard disk. Berikut adalah caranya.

1. Unduh dan instal aplikasi. Selanjutnya, ketika aplikasi sudah aktif, Anda tinggal memilih drive atau partisi hard disk yang hendak dipantau dari menu drop-down di toolbar atas. Lanjutkan dengan mengklik tombol segitiga hijau untuk memulai pemindaian dan tunggu beberapa saat.


2. Setelah proses pindai usai, akan muncul nama drive atau partisi tersebut di panel kiri berikut keterangan kapasitasnya. Klik drive tersebut untuk mengetahui persentase data yang mengisinya lewat pie chart yang muncul di jendela kanan bawah. Keterangan kapasitas setiap drive dalam PC juga akan nongol di panel kiri bawah.

3. Setelah diklik, muncul root folder dari drive tersebut. Untuk mengetahui informasi muatan dan persentase dari setiap folder, klik salah satu folder atau file. Isi dalam setiap folder yang diklik akan muncul di panel kanan atas. Anda bisa menelusuri root isi hard disk dari kedua panel ini. Persentase muatan bisa dipantau lewat pie chart.

4. Jika Anda mau mencari data dalam format tertentu saja, misalnya files foto JPG, Anda bisa melakukan penyaringan saat pemindaian. Caranya, klik ikon bergambar corong di toolbar. Pada boks yang muncul, masukkan ekstensi format file yang hendak disaring di kotak "Mask Included". Klik [OK]. Lalu lakukan pemindaian lagi dengan mengklik segitiga hijau.


Kontrol dengan Gratisan Windirstat
Aplikasi gratisan lain yang bisa Anda gunakan adalah WinDirStat. Software berukuran mungil ini cukup mudah digunakan. Setiap data dalam hard disk ditandai dengan warna tertentu (seperti pada Disk Defragmenter) agar mudah dikenali. Begini cara pakainya.

1. Instal WinDirStat di mana installer file-nya bisa didapatkan dari www.windirstat.info. Instal dan jalankan aplikasi. Saat pertama kali aktif, Anda akan diberi pilihan drive yang hendak dicek lewat boks.

2. Select Drive. Pilih drive, lalu klik [OK]. Anda bisa memilih lebih dari satu drive dengan menekan [Shift], lalu klik drive dan akhiri dengan [OK]. Di jendela aplikasi, terlihat proses pendataan file yang tersimpan, yang ditunjukkan dengan munculnya ikon mirip tokoh Pacman, dan bar proses pencarian muncul di bawah jendela. Tak hanya itu, kotak-kotak berwarna-warni nantinya juga muncul di bagian bawah jendela.

3. Klik tanda plus (+) di depan label drive, hingga muncul folder-folder di dalamnya. Jika tanda plus di depan folder lainnya diklik, akan muncul lagi folder dan file di dalamnya. Setiap folder dan file yang terbuka akan tampil bersama ukuran dan kapasitasnya.

4. Kotak-kotak warna di bagian bawah seumpama peta lokasi file dan folder. Jika Anda klik salah satu folder dan file dalam daftar di atas, sebuah kotak putih akan muncul di jendela bawah sebagai penunjuk lokasi folder dan file tersebut.

5. Begitu pun jika Anda klik salah satu kotak atau warna di jendela bawah, maka nama file atau folder muncul di sisi atas. Jendela di sisi kanan atas adalah keterangan mengenai warna dan ekstensi file yang diwakili oleh warna tersebut.

6. Tampilkan ruang kosong yang tersedia dengan menekan tombol [F6] di kibor. Tak hanya hard disk di dalam PC, Anda juga dapat mengecek hard disk portabel. Klik [Open], pilih removable disk yang tercolok ke PC, lalu tekan [OK].


TIP: Pilihan Aplikasi Pemantau Hard Disk
Inilah pilihan lain aplikasi jenis directory size utility yang berguna untuk memantau isi hard disk Anda.
- Dirlot (http://soft.km.ua/soft/di)
- Disk Directory Size Reporting (www.gallery-download.netfirms.com)
- Disk Size Manager (www.spadixbd.com)
- Drive Manager (www.alexnolan.net)
- FSHog (http://sourceforge.net/projects/fshog)
- TreeSize Free (www.jam-software.com/freeware/index.shtml#treesize)

sumber: PCplus

7 Langkah Membasmi Virus 'Conficker'

Virus 'Conficker.DV' menggunakan metode penyebaran yang berbeda dari pendahulunya. Dengan canggihnya, virus tersebut berusaha mengakses jaringan menggunakan celah windows 'Default Share' (ADMIN$\system32) dengan menebak password administrator.

Selain itu 'Conficker.DV' juga membuat file pada media removable seperti flashdisk, harddisk dan card reader dengan menyimpan file hidden pada root drive.

Sementara aksi yang sama seperti pendahulunya, yaitu berusaha mengexploitasi MS08-067 atau celah keamanan Windows, Windows Server Service atau SVCHOST.exe. Banyak user yang terinfeksi dikarenakan tidak mengaktifkan fitur Automatic Updates dan tidak melakukan patch windows MS08-067.

Jika sudah begini, simak 7 langkah singkat analis virus dari Vaksincom Adi Saputra untuk membasmi virus 'Conficker.DV' yang diterima detikINET, Rabu (28/1/2009):

1. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan/internet.
2. Matikan system restore (Windows XP/Vista).
3. Matikan proses virus yang aktif pada services. Gunakan removal tool dari Norman untuk membersihkan virus yang aktif. Jika belum memiliki, bisa didownload di situs norman.
4. Delete service svchost.exe gadungan yang ditanamkan virus pada registry. Anda dapat mencari secara manual pada registry.
5. Hapus Schedule Task yang dibuat oleh virus. (C:\WINDOWS\Tasks)
6. Hapus string registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry di bawah ini:

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
Hidden, 0x00000001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
SuperHidden, 0x00000001,1
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL,
CheckedValue, 0x00000001,1
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\BITS, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\ERSvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wscsvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wuauserv, Start, 0x00000002,2

[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters, TcpNumConnections

Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama 'repair.inf', lalu 'Save As Type' menjadi 'All Files' agar tidak terjadi kesalahan. Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.

Sementara untuk file yang aktif pada startup, Anda dapat mendisable melalui 'msconfig' atau dapat mendelete secara manual pada string: 'HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run'
7. Untuk pembersihan virus W32/Conficker.DV secara optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang terupdate dan mampu mendeteksi virus ini dengan baik dan patch komputer Anda dengan patch resmi dari Microsoft guna mencegah infeksi ulang.

4 Langkah Membasmi Kido

Program jahat bernama Kido alias Conficker alias Downadup telah menyebar. Versi barunya pun mengancam pengguna internet. Bagaimana cara menghapusnya?

Berikut adalah tips menghapus Kido dari komputer yang disampaikan oleh perusahaan antivirus Kaspersky dalam keterangan yang diterima detikINET, Kamis (2/4/2009):

Peranti khusus bernama KKiller.exe dapat digunakan untuk menghapus worm ini.

Untuk mencegah seluruh komputer dan server terinfeksi Kido, Anda disarankan melakukan langkah-langkah berikut ini:


Instal patch dari Microsoft yang menutup celah MS08-067, MS08-068, MS09-001.
Pastikan password akun administrator lokal tidak dapat diterka dengan mudah—password minimal harus terdiri dari 6 karakter yang merupakan perpaduan antara huruf kapital dan non-kapital, angka, serta karakter spesial seperti tanda baca.
Matikan fitur yang menjalankan file dalam USB flash disk secara otomatis.

Peranti KKiller.exe dapat dijalankan secara lokal pada komputer yang sudah terinfeksi atau dijalankan secara remote dengan bantukan Kaspersky Administration Kit.

Untuk Menghapus Secara Lokal


Unduh KKiller_v3.4.3.zip dan ekstrak paket itu ke sebuah folder dalam komputer yang sudah terinfeksi.
Jalankan file KKiller.exe. Ketika scan sudah selesai, jendela command prompt bsia muncul pada layar monitor. Untuk me-minimize jendela itu, tekan sembarang ombol. Agar jendela itu ditutup secara otomatis, disarankan gar KKiller.exe dijalankan dengan parameter “-y”.
Tunggu sampai proses scan selesai.Bila Agnitum Outpost Firewall terinstal pada komputer yang menjalankan KKiller.exe, restart setelah penggunaan KKiller.exe.
Lakukan full scan pada komputer dengan Kaspersky Anti-Virus.


Untuk Menghapus dengan Administration Kit


Unduh KKiller_v3.4.3.zip dan ekstrak isinya ke dalam sebuah folder.
Dalam konsol Administration Kit, buatlah paket instalasi untuk KKiller.exe. Dalam pengaturan paket instalasi, pilih “Make installation package for speficied executable file”.Pada kotak “Executable file command line (optional)” tulisan parameter “-y” agar jendela konsol tertutup secara otomatis setelah proses selesai.
Buat task untuk instalasi jarak jauh yang dapat dilakukan secara global atau hanya grup tertentu. Jalankan task itu. KKiller.exe dapat dijalankan pada semua komputer dalam jaringan.
Ketika KKiller.exe sudah selesai bekerja, scan setiap komputer menggunakan Kaspersky Anti-Virus.Kalau Agnitum Outpost Firewall terinstal pada komputer, restart PC setelah KKiller.exe digunakan. Untuk mendapat informasi tambahan, jalankan KKiller.exe dengan parameter tambahan “-help”.

www.detiknet.com

Memperbaiki Windows tanpa instal ulang

Berikut Ini tahapan2 sesuai dengan jenis kesalahan.

1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.

- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
[list=][/list]

2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Tulis: CD i386
- Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
[list=][/list]

3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Tulis: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
[list=][/list]

4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:

“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Tulis: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: copy \windows\repair\system
- Tulis: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
[list=][/list]

5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:

a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\

b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
Berikut Ini tahapan2 sesuai dengan jenis kesalahan.

Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
[list=][/list]2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Tulis: CD i386
- Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
[list=][/list]

3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Tulis: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
[list=][/list]

4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:

“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Tulis: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: copy \windows\repair\system
- Tulis: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
[list=][/list]

5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:

a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\

b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Membuat vista jadi asli

Beberapa hari lalu seorang temen menginstal windows vista ultimate,
tergiur ingin ikutan nyobain segala fasilitas yang ditawarkan windows
vista, akhirnya dengan berat hati os xp sp2 yang ku pake kurelakan
untuk di uninstal… binggung juga ternyata setalah instal windows vista
cuma dapet trial / belum di aktivasi, bingung ngakalinnya coz cuma
trial 30 hari, maklum cuma dapet yang bajakan… akhirnya semua jawaban
datang aku dapet cara untuk membuat windws vista yang aku instal jadi
genue/asli. bagi temen-temen yang menghadapi kebingungan yang sama!
nih aku coba share cara ngebuat windows vista ultimate jadi asli… INSTALL WINDOWS VISTA ULTIMATE (activated)
(hanya dengan mengikuti 15 langkah mudah dibawah ini, ga kebanyakan
khan?)

1. Install seperti biasanya (lewat BIOS)
2. Ketika diminta Product Key, jangan dimasukin (de-select opsi
dibawahnya)
3. Pilih versi Ultimate, trus select/centang opsi yg ada dibawahnya.
4. Pilih Custom Installation(pilihan Upgrade non-aktif)
5. Pilih partisi Hardisk untuk instalasi, default C:/ (Klik Advance
Option jika ingin ngeformat hardisk)
6. Lanjutkan proses instalasi, kompi akan restart beberapakali (yg
sabar yee, lumayan lama)
7. Instalasi selesai (welcome 2 WINDOWS BRO!)
8. Tarik napas 2 kali, prosesnya masih panjang…
9. Anda sudah masuk windows Vista, masuk Control panel dan matikan
fungsi User Account Control (UAC) pada windows. Restart
10. Kopi file dari /PARADOX/CERTS/ASUS yang ada di dalam DVD ke C:/
11. Dobel Klik ikon OEMTool dalam folder PARADOX yang ada dalam DVD,
pilih ASUS (default), klik tab [install Emulation Driver]. Restart
12. Run SLMGR.VBS -ilc C:\ASUS.XRM-MS (Tunggu sebentar)
13. Run SLMGR.VBS -ipk 6F2D7-2PCG6-YQQTB-FWK9V-932CC (Tunggu Yaa..)
14. Run SLMGR -dlv (Nunggu Lagi Bos)
15. Conggrats, Ur Windows VISTA Ultimate is Activated!! Nah boleh deh
tu, lo pada teriak-teriak kek, loncat-loncat kek Cek di /Explorer/
Computer/Properties)
NB: Kalo mau ngaktifin User Account Control (UAC) lagi, Silakan aja ga
dilarang!!

Mempercepat waktu Boot

Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot
Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan
pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.

1. Start Menu>Run
2. Regedit

3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction
4. Cari “Enable” dibagian kanan regedit
5. Klik “Modify”
6. Pilih “Y to enable”
7. Reboot
Mempercepat Loading Windows Menu.

Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay
ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.

1. Start>Run
2. Regedit>Ok
3. “HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\”
4. Pilih/Sorot “MenuShowDelay”
5. Klik kanan dan pilih “Modify’
6. Ketik angka “100″
Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda
Mempercepat Loading Program.

Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan,
silahkan aja dikembalikan ke setting semula.

1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
3. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1′ diakhir kalimat.
4. Klik “Ok”
gampang kan, Program akan loading lebih cepat.
Mempercepat Shutdown Windows XP.
Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.

1. Start>Run
2. ‘Regedit’>OK
3. ‘HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\’
4. Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’
5. Klik kanan dan pilih modify
6. Ubah value menjadi ‘1000′
7. Klik ‘OK’
8. Sorot ‘HungAppTimeout’
9. Klik kanan dan pilih modify
10. Ubah value menjadi ‘1000′
11. Klik ‘OK’
12. ‘HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’
13. Klik kanan dan pilih modify
15. Ubah value ke ‘1000′
16. Klik ‘OK’
17. ‘HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\’ sorot
‘WaitToKillServiceTimeout’
19. Klik kanan dan pilih modify
20. Ubah value menjadi ‘1000′
21. Klik ‘OK’

Tips Mempercepat Kinerja windows XP

Mempercepat dan Memperlancar Scrolling pada Windows Explorer dan Internet Explorer.
Ada kalanya saat kita sedang asyik mencari data di komputer kita, kita menggunakan Windows Explorer. Namun di sela-sela keasyikan kita untuk menelusuri folder demi folder dengan menggunakan Windows Explorer, fasilitas scrolling yang ada pada Windows Explorer mengalami macet dan begitu berat serta lamban, sehingga sulit untuk menggulung layar ke arah bawah. Gejala ini bisa juga kita temui saat kita sedang asyik surfing di internet menggunakan browser Internet Explorer. Fasilitas scrolling pada Internet Explorer bisa juga suatu saat mengalami macet, berat dan lamban seperti halnya yang terjadi pada Windows Explorer. Tentu kita akan merasa sangat jengkel dan merasa terganggu karena pekerjaan kita menjadi terhambat oleh lambatnya kinerja scrolling yang berat dan lamban. Microsoft menyebut gejala macet pada fasilitas scrolling ini dengan sebutan “smooth scrolling”. Namun hal ini bisa segera diatasi dengan mudah bila kita menginstal utility tambahan yang bernama Tweak UI yang bisa dengan mudah didownload dari alamat situs berikut ini :
http://www.microsoft.com/windowsxp/downloads/powertoys/xppowertoys.mspx
Setelah terdownload dan terinstal di komputer kita, maka kita bisa menggunakan Tweak UI ini untuk mengatasi scrolling yang macet dan lamban ini, caranya yaitu dengan meng-klik pada Explorer Category pada sisi kiri jendela Window, dan kemudian pada sisi kanan silahkan Anda hilangkan tanda centang pada pilihan “Enable Smooth Scrolling”, kemudian silahkan Anda klik “Apply”, kemudian klik “OK”.Menghilangkan Tampilan Unread Message pada Welcome Screen Windows

Bila komputer kita terhubung ke jaringan internet, setiap kali kita menerima e-mail, biasanya akan tampak sebuah tampilan pemberitahuan pada Welcome Screen Windows saat kita baru saja menghidupkan komputer. Namun suatu hari kita menjumpai tampilan pesan Unread Message pada Welcome Screen Windows padahal saat kita membuka e-mail ternyata tak ada satu pun surat baru yang belum kita baca. Apakah pesan tadi adalah pesan palsu ataukah Windows kita yang sudah mulai tidak beres ? Sebenarnya hal ini bisa kita atasi dengan sedikit mengutak atik registri Windows. Caranya, ketik regedit pada Run. Kemudian setelah muncul jendela registri editor, maka masuklah pada
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\UnreadMail.
Pada sisi sebelah kanan klik dua kali pada nilai MessageExpiryDays dan bila nilai itu belum ada, kita bisa membuatnya dengan Edit > New > DWORD Value dan ketik MessageExpiryDays pada nilai DWORD baru yang baru dibuat tadi. Kemudian pada edit pada nilai DWORD dan ketik nilai 0, kemudian klik OK.

Bagi kita yang cukup sibuk, terkadang sering merasa tidak sabaran karena merasa lambatnya kinerja Windows pada komputer kita, padahal pekerjaan kita sudah menumpuk menunggu untuk segera dikerjakan karena tenggat waktu yang sangat terbatas. Windows dengan kinerja cepat sering kali menjadi impian bagi para pelajar, maupun para pekerja kantoran. Maka dari itu berikut ini disajikan beberapa tips tentang bagaimana kita bisa mempercepat kinerja windows yang mungkin menurut kita begitu lamban.

Pada start menu, klik Run, lalu ketik regedit. Setelah halaman registry editor muncul, maka lakukan sedikit perubahan :

• HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\MenuShowDelay. Ubahlah nilai default yang tampak di sisi jendela sebelah kanan dari 400 menjadi bernilai 0. Perubahan ini dimaksudkan untuk mempercepat tampilan munculnya daftar menu yang muncul saat kita memilih start menu.
• HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management\DisablePagingExecutive. Ubahlah nilai yang ada dari 1 menjadi 0. Perubahan ini dimaksudkan untuk menempatkan kernel windows di RAM dan meniadakan virtual memori. Mohon diperhatikan bahwa trik ini hanya boleh dilakukan bila kartu memori RAM yang terpasang di komputer Anda adalah lebih dari 512 MB. Sangat tidak disarankan untuk melakukan trik ini bila kartu memori yang terpasang di komputer Anda lebih kecil dari 512 MB.
• HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management\PrefetchParameters\EnablePrefetcher.
Ubahlah nilai yang ada menjadi 0 bila ingin meniadakan isi dari folder prefetch yang ada di dalam folder Windows di drive “system” komputer Anda. Ada tiga pilihan yang bisa dilakukan, semuanya terserah Anda. Anda bisa mengubah nilai yang ada menjadi 1 bila ingin menciptakan file-file prefetch dari berbagai aplikasi yang terinstal di komputer Anda (semacam cache untuk mempercepat memulai suatu aplikasi saat komputer baru saja dihidupkan). Ubahlah nilai yang ada menjadi 2 untuk mempercepat proses booting. Atau ubahlah nilai yang ada menjadi 3 untuk mempercepat akses semua file yang ada dalam komputer. Bila komputer Anda sudah demikian lambat, mungkin sudah saatnya Anda mengosongkan isi dari folder “prefetch” yang ada di dalam folder Windows di drive “system” komputer Anda. Caranya, masuk ke drive “system” (biasanya terletak di drive C), kemudian masuk ke folder Windows, di dalamnya carilah folder yang bernama Prefetch. Masuklah ke dalam folder itu, maka Anda akan menjumpai begitu banyak file-file prefetch. Hapus semua isi dari folder prefetch ini (ingat, folder Prefetch jangan dihapus, cukup dihapus isinya saja !). Setelah itu keluar, dan restart komputer Anda. Setelah komputer Anda hidup, lakukan disk clean up pada drive “system” (drive C), kemudian restart lagi komputer Anda dan kinerjanya biasanya akan lebih cepat dari sebelumnya.
• HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\FileSystem\NtfsDisable8dot3NameCreation. Ubahlah nilai yang ada menjadi 1. Perubahan ini dimaksudkan untuk men-disable 8.3 Name Creation dalam NTFS (beberapa file yang menggunakan 8.3 Naming Convention dapat menurunkan kinerja drive yang memakai format NTFS). Dengan men-disable Naming Convention atau Name Creation dipercaya dapat meningkatkan kinerja komputer kita.
• Lakukan defrag pada boot. Caranya dengan mengakali registri, HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOptimizeFunction. Lakukan editing pada string Enable dan ubahlah nilainya menjadi Y. Kemudian keluar dari registri editor dan lakukan restart pada komputer. Setelah itu maka komputer Anda akan bekerja lebih cepat.
Beberapa hal lain yang bisa Anda lakukan dalam usaha untuk mempercepat kinerja Windows dan juga mengamankan Windows dari bahaya error atau lambannya Windows karena menumpuknya file-file sampah, antara lain :

• Periksalah Recycle Bin (tempat sampah komputer Anda). Kliklah gambar ikon Recycle Bin dan kosongkanlah isinya dengan cara menekan Ctrl + A (mem-blok semua file sampah yang ada dalam Recycle Bin), kemudian tekan Shift + Delete. Maka semua sampah yang ada dalam Recycle Bin akan terhapus. Kinerja yang lambat bisa juga diakibatkan oleh menumpuknya sampah yang ada dalam Recycle Bin komputer Anda. Bila Anda mengalokasikan sejumlah besar ruang untuk Recycle Bin dan Anda jarang mengosongkan keranjang sampah Recycle Bin, hal ini bisa menyebabkan kinerja komputer menjadi lambat. Sebaiknya aturlah alokasi ruang untuk Recycle Bin menjadi sebesar 3% saja atau kurang dari itu, sehingga lebih banyak ruang hard disk yang bisa digunakan untuk hal lain yang lebih bermanfaat.
• Hapuslah isi dari folder “Cookies” dan “Temporary Internet Files” dengan cara mengaktifkan internet explorer, lalu masuk ke menu Tools > Internet Options > General > Delete Cookies dan juga lakukan yang sama untuk Tools > Internet Options > General > Delete Files.
• Kosongkan Folder C:\TEMP dan juga C:\Windows\TEMP. Hal ini juga akan bermanfaat untuk mempercepat kinerja Windows.
• Matikan Fasilitas System Restore, lakukan disk clean up, dan juga defrag, lalu restart komputer Anda. Setelah itu hidupkan kembali fasilitas System Restore dan buatlah restore point yang baru. Restore point yang terlalu banyak memenuhi hard disk biasanya menyita banyak tempat di hard disk Anda, apalagi bila Anda tidak pernah mengatur ulang prosentase alokasi ruang untuk System Restore dalam komputer Anda. Bila kapasitas hard disk Anda cukup besar (puluhan gigabytes) sebaiknya cukup alokasikan alokasi ruang untuk System Restore sebesar 3% atau kurang dari itu. Paling tidak satu bulan sekali, hapuslah restore points lama yang tersimpan di hard disk Anda, dan buatlah yang baru.
• Periksalah Start Up pada komputer Anda, jumlah software yang diaktifkan saat start up maupun yang bekerja di back ground juga akan berpengaruh pada cepat lambatnya kinerja komputer Anda.
• Klik Kanan pada My Computer, pilih Properties, lalu pilih tab Advanced, lalu klik Settings pada bagian Performance, lalu pilih “Adjust for best performance” atau pilih Custom dan atur sendiri berbagai efek yang ingin Anda gunakan atau tidak dengan memilih tanda centang atau tidak memilihnya. Lakukan eksperimen mana yang terbaik pengaruhnya bagi kinerja komputer Anda.
• Bila Anda termasuk orang yang cukup malas untuk melakukan perawatan atau maintenance Windows maupun software yang terinstal di komputer Anda, Anda bisa menginstal software Deep Freeze. Sebaiknya sebelum menginstal Deep Freeze, sebaiknya Anda membersihkan semua file sampah (seperti file-file yang berekstensi temp, bak, dan old maupun spyware dan adware yang memenuhi komputer Anda. Anda bisa menggunakan berbagai software utility untuk melakukan pembersihan), mengosongkan isi folder Prefetch, membersihkan restore point lama, melakukan disk clean up, membersihkan registri sampah dan defrag registri (dengan menggunakan software utility seperti misalnya “Tune Up Utilities 2006” atau “Registry Mechanics” atau software utility yang lain), baru kemudian Anda melakukan defrag hard disk, dan terakhir me-restart komputer Anda. Setelah komputer Anda hidup kembali, barulah Anda bisa menginstal software Deep Freeze. Lalu restart kembali setelah Deep Freeze terinstal. Setelah komputer hidup kembali, mulai sekarang Anda tidak perlu lagi repot-repot melakukan maintenance terhadap Windows dan juga software-software yang terinstal di dalamnya. Dengan menginstal Deep Freeze paling tidak komputer Anda akan terhindar dari resiko terserang virus (Walau ada juga virus ganas yang tetap bisa menembus proteksi Deep Freeze).
Demikian beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mempercepat kinerja Windows.

Tips Performa Vista Yang Lebih Baik (Speed Wise)

1. Matikan [Windows Search Indexing]

Search indexing windows Vista secara konstan memerika file -file yang ada pada sistem. Hal ini cukup berguna untuk fungsi pencarian, tapi dapat menimbulkan dampak yang cukup signifikan pada performa.

Untuk mematikan indexing:
Klik [Start] kemudian [Computer]
Klik kanan pada drive [C:] pilih propertis
Pada tab [General], kosongkan pilihan [Index this drive for faster searching]
Pada dialog box yang muncul, pilih untuk menyertakan perubahan pada subfolder dan file
Lakukan hal sama ada drive lain jika memiliki lebih dari 1 partisi/harddrive


2. Matikan [Remote Differential Compression]

Remote Differential Compression mengukur perubahan file pada jaringan agar dapat mengirimkan file tersebut dengan bandwith seminimal mungkin tanpa harus mengirimkan keseluruhan file yang telah diterima/dikirimkan sebelumnya. Hal yang cukup berguna sebenarnya, tetapi dengan melakukan pengecekan konstan terhadap perubahan file, layanan ini dapat menganggu performa sistem.

Untuk mematikan layanan ini:
Buka [Control Panel]
Pindah ke tampilan [Classic View]
Pilih [Program Features]
Pilih [Turn Windows features on and off]
Scroll kebawah dan kosongkan pilihan [Remote Differential Compression]


3. Matikan operasi otomatis [Windows Defender]

Windows Defender real-time protection akan tetap berjalan meski telah di-disable.

Untuk mematikan layanan ini:
Buka [Control Panel]
Pilih [Windows Defender]
Pilih [Tools] dari menu pada bagian atas
Pilih [Options]
Kosongkan tanda [Auto Start]


4. Matikan [Automatic Disk Defragmentation]

Windows Vista dan fitur always-on defragment tidaklah terllau penting dan dapat menyebabkan penurunan performa (saat defrag berjalan). Jika ingin mematikan layanan ini, pelru diingat untuk melakukan defrag secara manual tiap beberapa minggu atau jika diperlukan.

Untuk mematikan layanan ini:
Klik [Start] kemudian [Computer]
Klik kanan pada drive [C:]
Pilih tab [Tools]
Klik [Defragment now]
Pada window yang muncuk, kosongkan pilihan [Run on a schedule]
Lakukan pada drive lain jiak diperlukan


5. Tambahkan USB Flash drive berkecepatan tinggi 2GB atau lebih dan manfaatkan [Windows Ready Boost]

(Additional Memory Cache) Ready Boost adalah nama yang digunakan Microsoft untuk penggunaan USB thumb/flash drive untuk menyediakan akses memory yang lebih cepat pada sistem operasi dan dapat digunakan sebagai RAM tambahan. Ready Boost dapat meningkatkan performa sistem secara signifikan.

Untuk menggunakan fitur ini:
Tancapkan sebuah [USB Flash Drive]
Klik [Start] kemudian [Computer]
Klik kanan pada drive [USB Drive] pada [My Computer]
Pilih tab [Ready Boost]
Pilih [use this device]
Pilih ukuran ruang USB yang ingin digunakan untuk [RAM usage vs. Storage]


6. Matikan [Windows Hibernation]
Layanan [Windows hibernation] dapat menggunakan sumber daya sistem yang cukup besar. Jika fitur ini tidak digunakan terlalu sering, lebih baik dimatikan untuk memberi performa extra pada vista dan membebaskan ruang yang dipake untuk file hibernasi (besarnya tergantung jumlah RAM).

Untuk mematikan layanan ini:
Buka [Control Panel] kemudian pilih [Power Options]
Klik [Change Plan Settings]
Klik pada [Change Advanced Power Settings]
Buka pilihan [Sleep]
Buka pilihan [Hibernate After]
Rubah pilihan menjadi 0 (nol)
Klik [Apply]
Lakukan pada power plan yang lain


7. Matikan [System Restore]
Analisis dan pembuatan restore point oleh Windows Vista dapat memakan resource sistem yang cukup besar. Perlu diingat bahwa mematikan layanan ini berarti fitur [System Restore] tidak dapat digunakan jika terjadi kesalahan atau kerusakan sistem. Resiko mengubah layanan ini tanggu sendiri yah ;)

Untuk mematikan layanan ini:
Buka [Control Panel] kemudian pilih [System]
Klik [System Protection] pada panel kiri
Kosongkan pilihan [main system drive]
Setujui konfirmasi


8. Matikan [User Access Control (UAC)]
Fitur baru Vista yang mencoba untuk melindungi sisten dari infeksi malware dengan cara membuat user memberikan konfirmasi secara manual terhadap seluruh operasi sehari-hari user (TT_TT vexing, i inow). Sementara layanan ini tidak membeirkan dampak negatif terhadap performa sistem secara langsung, hal ini bisa cukup menganggu bagi beberapa user.

Untuk mematikan layanan ini:
Buka [Control Panel] kemudian pilih [User Accounts]
Pilih [Turn User Account Control on or off]
Kosongkan pilihan [User Account Control]
Restart sistem


9. Matikan [Windows Services] berlebih yang otomatis dijalankan pada saat Startup

Sama halnay seperti Windows XP, Vista memiliki banyak layanan yang secara default diload pada saat starup yang mungkin tidak/arang digunakan oleh user (terutama versi Ultimate).

Untuk melihat service apa saja yang diload pada saat startup dan me-nonaktifkan yang tidak/jarang digunakan (dapat diload secara manual jika diperlukan):
Buka [Control Panel] kemudian pilih [Administrative Tools]
Pilih [System Configuration]
Klik pada tab [Services Tab]

Yang dapat dinonaktifkan secara aman:
[Offline Files] (kecuali menggunakan layanan [Offline File Sync])
[Tablet PC Input Service] (kecuali memakai tablet PC)
[Terminal Services]
[Windows Search] (jika indexing telah dinonaktifkan)
[Fax] (kecuali menggunakan modem fax)


10. mematikan fitur berlebih (yang memang lebih baik dimatikan ^_^) Windows

Windows juga menyertakan fitur-fitur lain yang terdaftar terpisah dengan layanan startup (baca tips 9).

FItur tersebut dapat dilihat dan dinonaktifkan dengan cara:
Buka [Control Panel] kemudian pilih [Program Features]
Pada panel kiri, Pilih [Turn Windows Features on or off]

Yang dapat dinonaktifkan secara aman:
[Indexing Service]
[Remote Differential Compression]
[Tablet PC Optional Components]
[Windows DFS Replication Service]
[Windows Fax & Scan] (kecuali menggunakan modem untuk fax)
[Windows Meeting Space] (kecuali menggunakan layanan [Live Meeting])

demikian tips2 untuk ber-Vista- yang lebih menyenangkan dan ga bikin stress ^_^ oia, benernya da satu tips lagi sih, untuk mematikan fitur [Shadow Copy] yang ada di Vista Ultimate, fitur itu memungkinkan percatatan perubahan terhadap file dan folder, sehingga pada waktu-waktu tertentu kamu bisa mengembalikan suatu fiel yang telah dirubah ke versi-versi waktu sebelumnya, ku dulu seirng menggunakan tapi akhirnya aku matikan karena menghabiskan banyak tempat di HD. ku mau nulis itu juga tapi udah ga make Ultimate so lupa gimana matikannya, tapi kayaknya ada tempat yang sama dengan tips no 10 di [Windows Features].

oia, Vista memang memiliki requirement yang orang bilang cukup tinggi diatas XP (meski sebenarnya ga tinggi-tinggi amat untuk ukuran komputer saat ini), beberapa argumen yang mengatakan make XP lebih kencang daripada vista (untuk komputer sekarang) menurut pengalamanku ga bener deh. ku udah coba XP dan Vista (both ultimate dan home premium), dan sama aja hasilnya, untuk gaming hasil juga sama (some cases malah lebih baik di Vista kalo punya DX10 enabled card).

Tips Mematikan Auto-update

Anda tentunya tidak ingin kalau pulsa anda tiba-tiba habis karena windows melakukan auto-apdate dengan mendowload berjuta-juta byte padahal anda tidak menginginkannya.
1. Dari control panel buka automatic update, lalu pilih saja "Notify me but don't automatically download or install them". Dengan demikian, koneksi yang dilakukan windows (svchost -- ini harus allowed oleh firewall) hanya akan mengecek apakah sistem kita perlu diupdate atau tidak. Kalau ternyata memang penting untuk diupdate, catat saja linknya lalu download ditempat lain.

2. Matikan fitur auto update pada browser. Pda Firefox, anda bisa menemukan di tools ->options -> advanced -> update.

telkom.net

Mengganti Password Administrator Windows Xp

Maaf ini trik perlu berhati-hati karena kalo terjadi kerusakan atas software dan hardware anda adalah tanggung jawab anda sendiri.
Nih caranya …..
1. Pertama-tama buka [Start] lalu pilih [Run] lalu ketikkan lusrmgr.msc lalu tekan Enter.
2. Kemudian Anda akan melihat window Local Users and Groups. Di window inilah kita bisa mengganti password pada Windows. Lalu pilih folder Users di sebelah kiri dan lihat ke jendela di sebelah kanan akan menampilkan daftar user yang ada.
3. Pilih user yang ingin kita ganti passwordnya. Klik kanan pada User tersebut lalu pilih Set Password… Misalnya kita ingin mengganti password administratornya, maka klik kanan pada user Administator lalu pilih Set Password…
4. Lalu akan muncul jendela peringatan megenai resiko mengganti/mereset password
Administrtator. Klik Proceed untuk melanjutkan pekerjaan kita.
5. Isi password baru yang ingin kita pasang pada New Password dan konfirmasikan sekali
lagi password baru tersebut pada Confirm Password.
6. Lalu klik OK.
Silahkan Mencoba ………..

Merubah Password Windows Xp lewat Command

Perintah yang di gunakan adalah net user. Bila anda belum pernah menggunakan perintah command di windows, marilah kita belajar untuk mencobanya.
1. Yang pertama yang harus kita lakukan adalah membuka cmd melalui Start > Run lalu ketikkan cmd dan tekan enter.
2. Lalu apa perintah yang bisa digunakan untuk mengganti password tersebut ? Perintah yang akan kita gunakan adalah perintah net. Untuk melihat apa saja kegunaan dari perintah net ini, ketikkan net /? lalu tekan enter. Untuk lebih spesifiknya, kita akan menggunakan perintah net user. Ketikkan perintah ini sehingga akan menampilkan daftar user yang ada pada Windows tersebut. Biasanya user yang ada pada windows xp adalah administrator, user anda, guest.
3. Lalu, bagaimana kita bisa mengganti password dari user-user tersebut? Ketikkan baris perintah net user /? untuk mengetahui fungsi-fungsi dari perintah ini.
4. Untuk melakukan perubahan password pada user anda harus memilih user mana yang anda mau kasihkan password atau mau anda kasih hilang passwordnya, contohnya user administrator jadi anda tinggal ketikkan di cmd windows perintah net user administrator 123456 kemudian enter
5. Coba anda logoff, dan masuk dengan user yang telah diganti passwordnya tadi. Password akan berubah menjadi 123456 sesuai dengan permintaan kita.
6. Bagaimana jika ingin mengosongkan/menghapus password tersebut? Ketikan :
net user administrator *
7. lalu jika ada tampilan untuk meminta password yang baru, kosongkan lalu tekan
enter hingga pesan mengganti password telah berhasil dilakukan.
8. Selesai….. selamat mencoba

Apakah Malware itu...?

Mungkin sebagian anda sudah sering mendengarnya, tetapi mungkin hanya sebagian orang yang tau tentang Malware. berikut ini saya akan coba memberikan beberapa keterangan dan informasi tentang apa itu dan apa saja yang termasuk ‘Malware’
‘Malware” adalah program komputer yang di ciptakan dengan maksud dan tujuan tertentu dari penciptanya dan merupakan program yang mencari kelemahan dari software.Umumnya Malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating sistem.
Berikut ini mungkin dapat membantu, definisi menurut Wikipedia:
Malware (a portmanteau of “malicious software”) is software designed to infiltrate or damage a computer system, without the owner’s consent. The term describes the intent of the creator, rather than any particular features. Malware is commonly taken to include computer viruses, Trojan horses, and spyware. In law, malware is sometimes known as a computer contaminant, for instance in the legal codes of California, Virginia, and several other U.S. states. Malware is sometimes pejoratively called scumware.
Malware should not be confused with defective software, that is, software which has a legitimate purpose but contains errors or bugs.
======================================================================
-=Virus=-
Inilah istilah yang sering dipakai untuk seluruh jenis perangkat lunak yang mengganggu computer. Bias jadi karena inilah tipe malware pertama yang muncul.
Virus bisa bersarang di banyak tipe file. Tapi boleh dibilang, target utama vireus adalah file yang bisa dijalankan seperti EXE, COM dan VBS, yang menjadi bagian dari suatu perangkat lunak. Boot sector juga sering dijadikan sasaran virus untuk bersarang. Beberapa file dokumen juga bisa dijadikan sarang oleh virus.
Penyebaran ke computer lain dilakukan dengan bantuan pengguna computer. Saat file yang terinfeksi dijalankan di computer lain, kemungkinan besar computer lain itu akan terinfeksi pula. Virus mencari file lain yang bisa diserangnya dan kemudian bersarang di sana.
Bisa juga virus menyebar melalui jaringan peer-to-peer yang sudah tak asing digunakan orang untuk berbagi file.
======================================================================
-=Worm=-
Worm alias cacing, begitu sebutannya. Kalau virus bersarang pada suatu program atau dokumen, cacing-cacing ini tidak demikan. Cacing adalah sebuah program yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan sarang untuk menyebarkan diri.
Hebatnya lagi, cacing bisa saja tidak memerlukan bantuan orang untuk penyebarannya. Melalui jaringan, cacing bisa “bertelur” di computer-komputer yang terhubung dalam suatu kerapuhan (vulnerability) dari suatu system, biasanya system operasi.
Setelah masuk ke dalam suatu computer, worm memodifikasi beberapa pengaturan di system operasi agar tetap hidup. Minimal, ia memasukkan diri dalam proses boot suatu computer. Lainnya, mungkin mematikan akses ke situs antivirus, menonaktifkan fitur keamanan di system, dan tindakan lain.
======================================================================
-=Wabbit=-
Istilah ini mungkin asing, tapi memang ada malware tipe ini. Seperti worm, wabbit tidak membutuhkan suatu program dan dokumen untuk bersarang.
Tetapi berbeda dengan worm, wabbit tidak membutuhkan suatu program dan dokumen untuk bersarang.
Tetapi berbeda dengan worm yang menyebarkan diri ke computer lain menggunakan jaringan, wabbit menggandakan diri secara terus-menerus didalam sebuah computer local dan hasil penggandaan itu akan menggerogoti system.
Kinerja computer akan melambat karena wabbit memakan sumber data yang lumayan banyak. Selain memperlambat kinerja computer karena penggunaan sumber daya itu, wabbit bisa deprogram untuk memiliki efek samping yang efeknya mirip dengan malware lain. Kombinasi-kombinasi malware seperti inilah yang bisa sangat berbahaya.
======================================================================
-=Keylogger=-
Hati-hati kalau berinternet di warnet. Bisa saja pada computer di warnet itu diinstall suatu perangkat lunak yang dikenal dengan istilah keylogger yang mencatat semua tekanan tombol keyboard.
Catatan yang disimpan dalam suatu file yang bisa dilihat kemudian itu lengkap. Di dalamnya bisa terdapat informasi seperti aplikasi tempat penekanan tombol dilakukan dan waktu penekanan. Dengan cara ini, seseorang bisa mengetahui username, password dan berbagai informasi lain yang dimasukkan dengan cara pengetikan.
Pada tingkat yang lebih canggih, keylogger mengirimkan log yang biasanya berupa file teks itu ke seseorang. Tentu saja itu dilakukan tanpa sepengetahuan si korban. Pada tingkat ini pula keylogger bisa mengaktifkan diri ketika pengguna computer melakukan tindakan tertentu.
Misalnya begini. Ketika pengguna computer membuka situs e-banking, keylogger aktif dan mencatat semua tekanan pada keylogger aktif dan mencatat semua tekanan pada keyboard aktif dan mencatat semua tekanan pada keyboard di situs itu dengan harapan nomor PIN dapat dicatat.
Keylogger ini cukup berbahaya karena secanggih apa pun enkripsi yang diterapkan oleh suatu website, password tetap dapat diambil. Pasalnya, password itu diambil sebelum sempat dienkripsi oleh system. Jelas dong. Keylogger merekam sesaat setelah password diketikkan dan belum diproses oleh system.
======================================================================
-=Browser Hijacker=-
Browser hijacker mengarahkan browser yang seharusnya menampilkan situs yang sesuai dengan alamat yang dimasukkan ke situs lain.
Itu contoh paling parah dari gangguan yang disebabkan oleh browser hijacker. Contoh lain yang bisa dilakukan oleh pembajak ini adalah menambahkan bookmark, mengganti home page, serta mengubah pengaturan browser.
Bicara mengenai browser di sini boelh yakin 100% browser yang dibicarakan adalah internet explorer. Selain karena internet explorer adalah buatan Microsoft, raksasa penghasil perangkat lunak yang produknya sering dijadikan sasaran serangan cracker, internet explorer adalah browser yang paling banyak digunakan orang berinternet. Tak heran, internet explorer telah menyatu dengan Windows, system operasi milik Microsoft yang juga banyak diserbu oleh cracker.
======================================================================
-=Troya=-
Troya (Trojan) adalah malware yang seolah-olah merupakan program yang berguna, yang menghibur, yang menyelamatkan, padahal di balik itu, ia merusak. Kuda ini bisa ditunggangu oleh malware lain seperti seperti virus, worm, spyware. Troya dapat digunakan untuk menyebarkan atau mengaktifkan mereka.
======================================================================
-=Spyware=-
Spyware adalah perangkat lunak yang mengumpulkan dan mengirim informasi tentang pengguna computer tanpa diketahui oleh si pengguna itu.
Informasinya bisa yang tidak terlampau berbahaya seperti pola berkomputer, terutama berinternet, seseorang sampai yang berbahaya seperti nomor kartu kredit, PIN untuk perbankan elektronik (e-banking) dan password suatu akun.
Informasi tentang pola berinternet, telah disebutkan, tidak terlampau berbahaya. Situs yang dikunjungi, informasi yang kerap dicari, obrolan di ruang chat akan dimata-matai oleh si spyware.
Selanjutnya, informasi itu digunakan untuk menampilkan iklan yang biasanya berupa jendela pop-up. Iklan itu berhubungan dengan kebiasaan seseorang berinternet. Misalnya kerap kali seseorang mencari informasi mengenai kamera digital. Jendela pop-up yang muncul akan menampilkan, misalnya situs yang berdagang kamera digital. Adware adalah istilah untuk spyware yang begini.
Penyebaran spyware mirip dengan Trojan. Contohnya, flashget. Ketika flashget yang dipakai belum deregister, flashget bertindak sebagai spyware. Coba saja hubungkan diri ke internet, jalankan flashget yang belum deregister, cuekin computer beberapa saat, pasti muncul jendela internet explorer yang menampilkan iklan suatu situs.
======================================================================
-=Backdoor=-
Ini namanya main belakang. Kepingin cepat dapat Surat Izin mengemudi. Dari pada lewar prosedur standar yang mengharuskan test ini dan test itu, mendingan siapkan duit buat nyogok aparat. SIM cepat di dapat tanpa antre lama, tanpa test ini dan itu.
Tidak berbeda dengan dengan contoh bikin SIM tadi, dengan melanggar prosedur, malware berusaha masuk ke dalam system untuk mengakses sumber daya serta file. Berdasarkan cara bekerja dan perilaku penyebarannya, backdoor dibagi menjadi 2 grup. Grup pertama mirip dengan Troya. Mereka secara manual dimasukkan ke dalam suatu file program pada perangkat lunak dan kemudian ketika perangkat lunak itu diinstall, mereka menyebar. Grup yang kedua mirip dengan worm.
Backdoor dalam grup ini dijalankan sebagai bagian dari proses boot.
Ratware adalah sebutan untuk backdoor yang mengubah computer menjadi zombie yang mengirim spam. Backdoor lain mampu mengacaukan lalu lintas jaringan, melakukan brute force untuk meng-crack password dan enkripsi., dan mendistribusikan serangan distributed denial of service.
======================================================================
-=Dialer=-
Andaikat computer yang digunakan, tidak ada hujan atau badai, berusaha menghubungkan diri ke internet padahal tak ada satu pun perangkat lunak yang dijalankan membutuhkan koneksi, maka layaklah bercuriga. Computer kemungkinan telah terjangkit oleh malware yang terkenal dengan istilah dialer.
Dialer menghubungkan computer ke internet guna mengirim kan informasi yang didapat oleh keylogger, spyware tau malware lain ke si seseorang yang memang bertujuan demikian. Dia dan penyedia jasa teleponlah yang paling diuntungkan dengan dialer ini.
======================================================================
-=Exploit dan rootkit=-
Kedua perangkat ini bisa dibilang malware bisa pula tidak. Kenapa begitu? Penjelasanya kira-kira begini.
Exploit adalah perangkat lunak yang menyerang kerapuhan keamanan (security vulnerability) yang spesifik namun tidak selalu bertujuan untuk melancarkan aksi yang tidak diinginkan. Banyak peneliti keamanan computer menggunakan exploit untuk mendemonstrasikan bahwa suatu system memiliki kerapuhan.
Memang ada badan peneliti yang bekerja sama dengan produsen perangkat lunak. Peneliti itu bertugas mencari kerapuhan dari sebuah perangkat lunak dan kalau mereka menemukannya, mereka melaporkan hasil temuan ke si produsen agar si produsen dapat mengambil tindakan.
Namun begitu exploit kadang menjadi bagian dari suatu malware yang bertugas menyerang kerapuhan keamanan.
Berbeda dengan exploit yang secara langsung menyerang system, rootkit tidak demikian. Rootkit dimasukkan ke dalam computer oleh penyerang setelah computer berhasil diambil alih.
Rootkit berguna untuk menghapus jejak penyerangan, seperti menghapus log dan menyembunyikan proses malware itu sendiri. Rootkit juga bisa mengandung backdoor agar di hari depan nanti, si penyerang bisa kembali mengambil alih system.
Rootkit ini sulit di deteksi, pasalnya rootkit ditanam pada system operasi di level kernel, level inti system operasi.
Cara terbaik yang bisa diandalkan untuk mendeteksi ada tidaknya rootkit di computer adalah dengan mematikan computer dan boot ulang tidak dengan harddisk melainkan dengan media lain seperti CD-ROM atau disket USB. Rootkit yang tidak berjalan tak dapat bersembunyi dan kebanyakan antivirus dapat mengidentifikasikannya.
Produsen perangkat keamanan biasanya telah mengintegrasikan pendeteksi rootkit di produknya. Meskipun rootkit di menyembunyikan diri selama proses pemindaian berjalan, antivirus masih bisa mengenalinya. Juga bila rootkit menarik diri dari system untuk sementara, antivirus tetap dapat menemukannya dengan menggunakan deteksi “sidik jari” alias byte unik dari rootkit.
Rootkit memang cerdik. Dia bisa menganalisis proses-proses yang sedang berjalan. Andai ia mencurigai suatu proses sebagai tindak tanduk antivirus, ia bisa menyembunyikan diri. Ketika prose situ selesai, ia aktif kembali.
Ada beberapa program yang bisa dipakai untuk mendeteksi adanya rootkit pada system. Rootkit detector kit, chkrootkit dan Rkhunter adalah contoh yang bisa digunakan.

Template by : kendhin x-template.blogspot.com